Digitalisasi Madrasah: MTsN 1 Ende Mantapkan Tradisi Pemilu OSIM Online
MTsN 1 Ende (Poros)—MTsN 1 Ende pada (Sabtu, 20/09) sukses menyelenggarakan Pemilihan Ketua dan Wakil Ketua OSIM (Organisasi Siswa Intra Madrasah) periode 2025–2026 berbasis digital melalui aplikasi google form. Kegiatan ini merupakan bagian dari komitmen madrasah untuk mengembangkan budaya demokrasi yang sehat sekaligus memperluas penerapan teknologi informasi di lingkungan madrasah.
Pada pemilihan kali ini, seluruh siswa memiliki hak pilih pada pemilu OSIM berbasis online untuk menyampaikan suara mereka. Melalui pengembangan aplikasi google form, mekanisme ini menggantikan sistem pencoblosan manual yang selama ini dilakukan. Dengan sistem baru tersebut, proses pemungutan suara berlangsung lebih cepat, lebih transparan, dan lebih ramah lingkungan karena tanpa kertas.
Keunggulan lainnya, hasil pencoblosan dapat dilihat secara real time melalui layar monitor yang disiapkan panitia. Hal ini mempermudah pemantauan perolehan suara setiap pasangan calon sekaligus memberikan pengalaman demokrasi digital yang lebih modern bagi para siswa.
Dari proses pemungutan suara ini, pasangan Taqiyuddin Arrobbaani dan Naura Atiyah Ndao resmi terpilih sebagai Ketua dan Wakil Ketua OSIM MTsN 1 Ende periode 2025–2026 dengan total perolehan suara 76,7 persen. Dukungan dan antusiasme siswa terlihat jelas sepanjang proses pemilihan, mulai dari tahap sosialisasi calon hingga perhitungan suara daring.
Kepala MTsN 1 Ende, Samsudin Thalib, S. Pd, menyampaikan rasa bangga atas kesuksesan penyelenggaraan pemilu OSIM berbasis digital yang sudah berjalan selama dua tahun berturut-turut. Beliau menegaskan bahwa keberhasilan ini merupakan salah satu indikator kemajuan madrasah dalam bidang teknologi informasi dan komunikasi.
“Penyelenggaraan pemilu OSIM secara online adalah bukti bahwa MTsN 1 Ende semakin mengedepankan digitalisasi dalam setiap proses pembelajaran dan kegiatan madrasah. Dan ini akan menjadi inspirasi madrasah lain. Harapan kami, para siswa semakin terampil memanfaatkan teknologi secara positif untuk masa depan mereka,” ujanya.
Penerapan sistem pemilu digital ini juga sejalan dengan upaya Kementerian Agama dan pemerintah dalam mendorong transformasi digital di satuan pendidikan. Dengan demikian, MTsN 1 Ende bukan hanya menjadi pelopor penerapan teknologi dalam pembelajaran, tetapi juga dalam kegiatan kesiswaan yang menanamkan nilai-nilai demokrasi, partisipasi, dan transparansi sejak dini.
Ke depan, MTsN 1 Ende berkomitmen untuk terus meningkatkan mutu pelayanan pendidikan dengan inovasi digital, sehingga dapat menjadi contoh bagi madrasah lainnya di Kabupaten Ende maupun di Provinsi NTT.**
Penulis/Foto : Humas MTsN 1 Ende
MADRASAH TSANAWIYAH NEGERI 1 ENDE